Header Ads

Ayo Fokus Hadapi Thailand, Lupakan Kekalahan Memalukan dari Malaysia


Timnas Indonesia menghadapi Thailand pada laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2020 zona Asia dua hari lagi. Andritany Ardhiya dkk diminta move on setelah diungguli   Malaysia.

Skuat Simon Mcmenemy memulai   laga perdana Grup G dengan kekalahan dari Malaysia. Mereka me  sti puas dengan skor 2-3 sesudah   unggul di babak kesatu .

Hasil negatif tersebut   direspons suporter dengan mengerjakan   kericuhan sebagai lanjutan aksi tak sportif sebelum kickoff. Simon sebagai arsitektur menyadari kekecewaan yang dirasakan   para suporter. Namun, urusan   itu   tak dapat   terus menerus terjadi. Apalagi, Timnas sudah dirindukan   lawan beda   dan lebih kuat.  BERITA BOLA TERKINI


Timnas menjamu Thailand di SUGBK, Selasa (10/9/2019). Di atas kertas, Skuat Garuda tak diunggulkan guna   memenangi laga itu.

"Suporter marah soal hasil Malaysia namun   tak terdapat   yang lebih marah daripada pemain. Mereka telah   berikan yang terbaik namun   kalah. Mereka terluka, saya juga. Saya bahkan tak dapat   tidur. Tak terdapat   hal beda   di samping   move on. Mengubah komentar negatif menjadi kekuatan positif," kata Simon, usai pelajaran   di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Minggu (8/9/2019).


Hanya saja, Simon menampik   berkomentar mengenai   strategi menghadapi Thailand sesudah   taktik yang digunakannya menuai kritik dari publik.

"Saya tidak bakal   bicara strategi. Tidak adil bikin   pemain bila     strategi dibocorkan. Tapi urusan   yang butuh   kalian tahu, Thailand ketika   ini masih transisi di bawah pelatih baru seperti ketika   mereka melawan Vietnam. Meski begitu, mereka masih   berbahaya," dia menjelaskan.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.