Kamis, 31 Oktober 2019

Liverpool Ancam Mundur, MU Juga Pernah 20 Tahun Lalu


Liverpool Ancam Mundur, MU Juga Pernah 20 Tahun Lalu


Liverpool mengancam mundur dari Piala Liga Inggris terkait persoalan jadwal. Hal serupa pernah dilakukan Manchester United dua dekade lalu. Berita bola Online Terkini

The Reds melaju ke perempatfinal Piala Liga Inggris usai mengalahkan Arsenal, Kamis (31/10/2019) dini hari WIB tadi. Setelah berimbang 5-5 selama 90 menit, Liverpool menang adu penalti 5-4.

Kelolosan Liverpool ini mengakhiri catatan buruk Juergen Klopp yang selalu tersingkir di babak ketiga dalam dua edisi sebelumnya. Tapi, hasil ini justru menimbulkan masalah baru untuk klub Merseyside tersebut.


Babak perempatfinal dijadwalkan akan berlangsung mulai 16 Desember 2019. Tanggal itu yang membuat Liverpool protes.

Seperti diketahui, sebagai juara Liga Champions, mereka harus tampil di Piala Dunia Antarklub 2019, yang berlangsung di Qatar pada 11-22 Desember 2019. Tak ayal, jadwal pertandingan dipastikan bentrok.

Situasi ini membuat Liverpool meminta kepada English Football League (EFL) sebagai operator kompetisi untuk mencari jadwal baru. Jika tidak maka Liverpool bakal mengundurkan diri.

Liverpool ternyata tidak sendirian karena rivalnya, MU, pernah melakukan hal serupa musim 1999/2000. Saat itu MU berstatus juara bertahan Liga Champions dan FIFA untuk pertama kalinya menghelat Piala Dunia Antarklub.

Sebelumnya, FIFA menggelar Piala Interkontinental untuk mengadu tim terbaik Eropa dan Amerika Selatan. Mengingat saat itu perhelatan perdana, maka kehadiran MU sebagai juara Liga Champions sangat diharapkan.


Turnamen itu dihelat 5-14 Januari di Brasil, sementara sekitar sebelumnya MU harus tampil di babak ketiga Piala FA. Jika lolos ke babak keempat yang dihelat 8 Januari 2000, maka jadwalnya bentrok.

MU pun dihadapkan pada pilihan sulit mengingat mereka adalah juara bertahan Piala FA. Pada akhirnya manajer Sir Alex Ferguson dan Martin Edwards selaku Chief Executive klub bertemu dengan Executive Director Interim FA David Davies.

Saat itu, FA meminta MU untuk tetap ikut Piala Dunia Antarklub dan mengindahkan saja Piala FA. Sebab, Inggris butuh kehadiran MU di sana mengingat FA tengah mengikuti bidding untuk jadi tuan rumah Piala Dunia 2006.

FA khawatir kalau MU memilih absen akan berakibat buruk untuk pencalonan sebagai tuan rumah.


"Kami sudah memberikan kesempatan Inggris untuk itu. Anda tidak bisa meminta pemain bertanding 70 kali semusim. Ada yang harus dikorbankan. Kami merasakan kekecewaan seperti suporter kami. Kami tidak bisa menyerah di Liga dan juga Liga Champions. Jadi kami harus mengorbankan Piala FA selama setahun," ujar Edwards seperti dikutip Independent.

Pada akhirnya keputusan itu tak berbuah manis bagi MU maupun FA. FA gagal jadi tuan rumah Piala Dunia 2006 karena kalah bersaing dengan Jerman, sementara MU tersingkir di fase grup Piala Dunia Antarklub karena cuma finis posisi ketiga dengan satu kemenangan, satu imbang, dan satu kalah.

Kenapa Oezil Diganti di Babak Kedua, Emery?


Kenapa Oezil Diganti di Babak Kedua, Emery?


Setelah cukup lama absen, Mesut Oezil akhirnya dimainkan saat Arsenal menghadapi Liverpool di Piala Liga Inggris. Namun Oezil tidak main penuh selama 90 menit. Berita bola Online Terkini

Arsenal tandang ke Anfield di babak keempat Piala Liga Inggris, Kamis (31/10/2019) dini hari WIB. Imbang 5-5 di waktu normal, Arsenal akhirnya tersingkir setelah kalah 4-5 dalam adu penalti.


Dalam pertandingan tersebut, Oezil diturunkan sebagai starter. Itu adalah penampilan pertama Oezil bersama The Gunners setelah sempat ditepikan sejak September meski kondisinya fit.

Namun Oezil, yang menyumbang assist untuk gol Ashley Maitland-Niles, ditarik keluar pada menit ke-65. Dia digantikan oleh Matteo Guendouzi.

Emery punya alasan mengapa tak memainkan Oezil sampai laga tuntas meski main bagus. Dia menyebut kondisi Oezil perlu dijaga setelah lama tidak main.

"Menurut saya dia (Oezil) bermain sangat baik. Malam ini Anda sudah lihat kalau dia adalah pemain yang ulung di tim dan dia sangat positif setiap saat dan saya kira dia main sangat bagus," ujar Emery seperti dikutip situs resmi klub.

"Kami bicara sebelum pertandingan dan kami membuat keputusan untuk menariknya di babak kedua karena dia sudah lama tidak main dan kami ingin menjaga kebugarannya karena dia sangat lelah. Tapi baginya, luar biasa main 60-65 menit."

"Kami memutuskan sebelum laga untuk hanya memainkannya selama itu. Saya kira, mengambil keputusan tersebut kala itu adalah hal yang bagus karena kami tenang dan dia bekerja dengan sangat baik dan kami memutuskan kalau lebih baik mengistirahatkannya."

"Kami bertanding lagi di hari Sabtu (di Premier League melawan Wolverhampton Wanderers) dan kami akan melihat kemungkinan untuk menurunkannya lagi," katanya menambahkan.

Genoa Kalah dari Juventus, Motta: Wasit Parah!


Genoa Kalah dari Juventus, Motta: Wasit Parah!


Thiago Motta mengkritisi kinerja wasit saat timnya kalah dari Juventus. Pelatih Genoa ini menilai sang pengadil tak cukup baik dalam mengambil keputusan. Berita bola Online Terkini

Genoa mampu merepotkan Juventus saat bertandang ke Allianz Stadium dalam lanjutan Liga Italia, Kamis (31/10/2019) dini hari WIB. Meski, mereka akhirnya harus kalah 1-2 dari tuan rumah.

Leonardo Bonucci membawa Si Nyonya Tua unggul lebih duhulu di menit ke-37. Genoa membalas empat menit berselang lewat Christian Koumae.


Setelah itu, situasi tak menguntungkan bagi Genoa karena Francesco Cassata dan Federico Marchetti mendapat kartu merah. Kalah jumlah pemain Genoa masih mampu menahan Si Nyonya Tua.

Namun di menit akhir laga Juventus mendapatkan hadiah penalti yang mampu dieksekusi dengan baik oleh Cristiano Ronaldo. Proses terciptanya penalti menimbulkan perdebatan karena CR7 dianggap melakukan diving.

Motta memuji penampilan luar biasa timnya yang berani mengimbangi penampilan Juventus meski kalah jumlah pemain. Di sisi lain, ia juga mengkritisi kenerja wasit, Antonio Giua yang menurutnya terlalu baik di laga ini.

"Saya memuji para pemain karena kami menunjukkan kinerja yang baik melawan tim paling sulit dihadapi, tidak hanya di Italia. Namun juga di seluruh Eropa," ujar Motta dikutip dari Football Italia.

"Dalam keadaan sulit membuktikan bahwa kami tampil layaknya sebuah tim. Kami tidak bisa hanya menunggu dan bertahan meski hanya bermain dengan 10 pemain. Kami tetap tampil terbuka dan menunjukkan sikap yang benar," tambahnya.

"Aku akan membiarkanmu menilai sendiri. Saya hanya akan mengatakan bahwa wasit cukup parah malam ini. Kami pulang dengan tahu telah memberikan segalanya. Kami bermain seperti Genoa dan hanya itu yang bisa kita lakukan," ungkap Motta menyimpulkan.

Gol Penalti di Menit 95, Apakah Ronaldo Diving?


Gol Penalti di Menit 95, Apakah Ronaldo Diving?

Cristiano Ronaldo mencetak gol penentu kemenangan Juventus atas Genoa di menit 95 injury time. Muncul perdebatan soal insiden yang mengawalinya. Apakah CR7 diving?

Wasit mengeluarkan tiga kartu merah saat Juventus menang susah payah dengan skor 2-1 atas Genoa dalam lanjutan Liga Italia. Drama dalam laga itu bukan cuma soal pemain yang diusir, tapi bagaimana laga akhirnya ditentukan. Berita bola Online Terkini

Di menit kedua injury time, Ronaldo berhasil menjebol gawang Genoa untuk mengubah kedudukan jadi 2-1. Tapi wasit membatalkannya karena dia tertangkap offside.


Dua menit berselang Ronaldo kembali jadi peran utama dalam insiden yang terjadi di kotak penalti lawan. Dia terjatuh saat Antonio Sanabria menjulurkan kaki untuk mengadang. Saat itu pertandingan sudah tinggal hitungan detik, di mana wasit sebelumnya menetapkan empat menit injury time.

Sang pengadil langsung menunjuk titik putih. Beberapa pemain Genoa terlihat tak percaya dengan keputusan itu. Ronaldo yang maju sebagai eksekutor menuntaskan tugasnya tanpa cela.

Di media sosial insiden penalti Ronaldo langsung jadi perdebatan panas. Bintang asal Portugal itu dinilai melalukan diving.

Setidaknya Arsenal Sudah Membuktikan Tak Takut Siapapun


Setidaknya Arsenal Sudah Membuktikan Tak Takut Siapapun


Arsenal memang disingkirkan Liverpool di babak keempat Piala Liga Inggris. Tapi setidaknya The Gunners membuktikan mereka tak takut siapapun. Berita bola Online Terkini

Arsenal tersingkir di babak keempat Piala Liga Inggris, usai kalah adu penalti 4-5 dari Liverpool di Anfield, Kamis (31/10/2019) dini hari WIB. Kedua tim berimbang 5-5 di waktu normal.

Liverpool unggul lebih dulu berkat gol bunuh diri Shkodran Mustafi. Tapi kemudian gol-gol dari Lucas Torreira, Gabriel Martinelli (2 gol), Ainsley Maitland-Niles, dan Joe Willock membalikkan keadaan untuk Arsenal.


Tuan rumah menyelamatkan pertandingan setelah James Milner, Alex Oxlade-Chamberlain, dan dua gol Divock Origi mengoyak gawang Emiliano Martinez. Di babak adu penalti, Arsenal harus mengakui kemenangan Liverpool setelah tendangan Dani Ceballos ditepis.

Kapten Arsenal di laga ini, Hector Bellerin, melihat banyak hal positif dari pertandingan ini kendati ada juga aspek-aspek yang perlu diperbaiki. Salah satu tanda positifnya adalah secara mentalitas, Arsenal tak gentar melawan siapapun.

"Tidaklah mudah mencetak lima gol di Anfield. Tidak banyak tim yang bisa mengatakan bahwa mereka telah melakukannya," ungkap bek sayap tersebut di situs resmi klub.

"Memang betul kami kebobolan lima gol, kami kemasukan dari penalti dan gol Alex (Oxlade-Chamberlain) adalah salah satu dari sejumlah hal yang cuma bisa Anda saksikan dan terima karena tak banyak yang bisa Anda lakukan."

"Jadi seperti yang saya katakan, sangat kecewa tapi juga sangat bangga sebagai sebauh tim karena dari awal kami mengejar kemenangan. Kami tak takut menghadapi siapapun, kami tak takut bermain di manapun, dan seperti yang saya bilang, ada banyak hal positif. Banyak hal negatif juga sih, tapi itu adalah bagian dari perjalanan kami dan kini kami menantikan laga akhir pekan," tandasnya.

Rashford Ungkap Rahasia Gol Fantastis ke Gawang Chelsea


Rashford Ungkap Rahasia Gol Fantastis ke Gawang Chelsea


Marcus Rashford memborong gol dalam kemenangan Manchester United atas Chelsea 2-1 di Piala Liga Inggris. Striker 21 tahun itu bilang ada pengaruh dari bola yang digunakan. Berita bola Online Terkini

Dalam pertandingan babak keempat Piala Liga Inggris di Stamford Bridge, London, Kamis (31/10/2019) dini hari WIB, Rashford mencetak dua gol ke gawang Chelsea di menit ke-25 dan 73. Gol pertama Rashford dibuat lewat penalti. Kemudian dia menambahkan satu gol lagi setelah Michy Matshuayi sempat menyamakan kedudukan.


Gol kedua Rashford dinilai cukup istimewa, bahkan Manajer Mu, Ole Gunnar Solskjaer, menyebut gol itu bergaya seperti milik Cristiano Ronaldo


Gol tersebut tercipta dari situasi set-piece setelah pelanggaran Pedro terhadap Fred. Dari jarak cukup jauh, Rashford melepaskan tendangan keras dan mengarah ke sudut atas gawang Chelsea. Kiper tuan rumah, Willy Caballero, gagal menghentikannya.

"Sejujurnya, itu bolanya. Saat kami berlatih dengan bola-bola seperti itu, biasanya bola bergerak naik turun dan bisa melesat ke mana saja. Terima kasih, kali ini bolanya mengarah ke sudut atas. Ini menjadi hari yang positif," ujar Rashford seperti dikutip Mirror.

"Dengan penalti, kalian melangkah untuk mengambilnya dan setelah momen itu tiba, kita cuma harus tenang. Terima kasih, hari ini saya bisa melakukannya. Itu membuat pertandingan sedikit lebih mudah buat kami, namun gol kedualah yang menamatkan pertandingan," dia menambahkan.

Berkat dua gol yang dibuat Rashford itu, MU pun melaju ke perempatfinal Piala Liga Inggris. Sementara itu, Rashford mencatatkan telah mencetak lima gol ke gawang Chelsea, paling sering ketimbang menghadapi klub-klub lain.

Fakta-fakta Usai Parade Gol Liverpool Vs Arsenal


Fakta-fakta Usai Parade Gol Liverpool Vs Arsenal


Melewati parade 10 gol di Anfield, Liverpool akhirnya bisa menyingkirkan Arsenal di Piala Liga Inggris. Berikut data dan fakta terkait pertandingan tersebut. Berita bola Online Terkini

Pada laga babak keempat di Anfield, Kamis (31/10/2019) dini hari WIB, Liverpool yang unggul duluan tertinggal 2-3 di babak pertama. Sempat menyamakan skor jadi 4-4, Liverpool butuh gol Divock Origi di menit akhir untuk membuat skor 5-5.


Tuan rumah akhirnya lolos ke perempatfinal setelah menang adu penalti 5-4. Ada 10 gol tercipta di waktu normal, berikut 11 fakta terkait laga itu yang dikutip Opta

- Liverpool untuk kedua kalinya kebobolan lima gol di kandang dalam 66 tahun - laga lainnya juga menghadapi Arsenal, saat kalah 3-6 di Piala Liga Inggris Januari 2007.

- Ini adalah pertandingan Piala Liga Inggris dengan skor terbesar sejak hasil imbang 6-6 antara Dagenham & Redbridge kontra Brentford Agustus 2014.

- Duel Liverpool dan Arsenal di Piala Liga Inggris adalah yang paling banyak menghasilkan gol sepanjang sejarah Piala Liga Inggris, 47 gol dari 15 duel.

- Ini adalah skor imbang terbesar antara dua tim Premier League sejak West Brom dan Manchester United imbang 5-5 di laga terakhir Sir Alex Ferguson pada Mei 2013.

- Liverpool paling banyak menang adu penalti di Piala Liga Inggris ketimbang tim lain dalam sejarah kompetisi ini (delapan).

- Hanya dua tim premier League yang kebobolan di kandang lebih banyak ketimbang Liverpool di seluruh kompetisi musim ini (13 gol) - Norwich City (14) dan Southampton (19).

- Ini jadi kali pertama tim asuhan Juergen Klopp kebobolan lima gol di kandang sejak September 2009, saat Borussia Dortmund kalah 1-5 dari Bayern Munich di Bundesliga,

- Gabriel Martinelli selalu bikin gol dari empat kali jadi starter di seluruh kompetisi, mencetak tujuh gol; Dia adalah pemain muda paling tajam di lima liga top Eropa musim ini.

- Liverpool sudah kebobolan 13 gol di Anfield hanya dari tujuh pertandingan di seluruh kompetisi musim ini - cuma satu lebih sedikit ketimbang di 26 pertandingan kandang musim lalu (14 gol).

- Ini adalah skor terbesar duel Premier League di Piala Liga Inggris setelah Arsenal menang 7-5 atas Reading di Oktober 2012.

- Sejak debut untuk Arsenal pada September 2013, Mesut Oezil sudah bikin 70 assist untuk Arsenal di seluruh kompetisi - lebih banyak 28 ketimbang pemain lain.


Dua Gol Cepat Lapangkan Jalan Madrid


Dua Gol Cepat Lapangkan Jalan Madrid


Real Madrid menang 5-0 atas Leganes dalam lanjutan Liga Spanyol. Kemenangan telak itu tak lepas dari dua gol yang dicetak Madrid di awal pertandingan. Berita bola Online Terkini

Menjamu Leganes di pekan ke-11 Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Kamis (31/10/2019) dini hari WIB, Madrid sudah unggul 2-0 saat laga baru berjalan delapan menit. Rodrygo dan Toni Kroos memberi keunggulan untuk tuan rumah.


Eksekusi penalti Sergio Ramos kemudian membawa Madrid memimpin 3-0 saat jeda. Gol-gol dari Karim Benzema dan Luka Jovic di paruh kedua memastikan Los Blancos menang lima gol tanpa balas.

Zinedine Zidane menyebut gol-gol dari Rodrygo dan Kroos memudahkan timnya. Ia juga puas karena Madrid tidak kebobolan.

"Ini adalah pertandingan penting untuk kami. Kami memulai dengan sangat baik, mencetak dua gol, dan itu membuat pertandingan jadi lebih mudah bagi kami," ujar Zidane seperti dilansir situs resmi klub.

"Saya tidak yakin apakah ini permainan terbaik kami musim ini, tapi saya senang dengan hasilnya, dapat lima gol dan tidak kebobolan. Kami puas dan senang selama 90 menit."

"Kami butuh kemenangan seperti ini dan ketika Anda memulai dengan mencetak dua gol cepat, itu memudahkan. Kami tidak menurun di babak kedua dan bahkan lebih baik dengan pergantian pemain," katanya menambahkan.

Menang atas Leganes, Madrid menempel Barcelona di klasemen Liga Spanyol. Eden Hazard dkk mengumpulkan 21 poin di peringkat kedua, tertinggal satu angka dari Barcelona yang ada di posisi pertama.

Liverpool Ancam Mundur dari Piala Liga Inggris


Liverpool Ancam Mundur dari Piala Liga Inggris


Liverpool baru saja lolos ke perempat final Piala Liga Inggris. Namun, The Reds langsung mengancam mundur dari kompetisi. Kenapa? Berita bola Online Terkini

Skuat asuhan Juergen Klopp menyegel satu tempat di babak delapan besar usai menyingkirkan Arsenal di babak 16 besar, Kamis (31/10) dinihari WIB. Bermain imbang 5-5 di waktu normal, Divock Origi dkk akhirnya menang lewat drama adu penalti.

Babak perempat final dijadwalkan akan berlangsung mulai 16 Desember 2019. Tanggal itu yang membuat Liverpool protes.


Seperti diketahui, sebagai juara Liga Champions, The Reds akan tampil di Piala Dunia Antarklub 2019, yang berlangsung di Qatar pada 11-22 Desember 2019. Tak ayal, jadwal pertandingan delapan besar Piala Liga dipastikan bentrok dengan jadwal Piala Dunia Antarklub.

Situasi itu membuat Liverpool meminta adanya perubahan jadwal. Jika tidak, Si Merah mengancam mundur dari kompetisi.

"Seseorang harus memikirkannya karena bukan kami yang membuat susunan pertandingan, bukan kami yang mengatur jadwal," ujar Klopp usai laga, seperti dikutip Guardian.

"FIFA sudah mengabarkan kami bahwa Piala Dunia Antarklub akan digelar di Qatar dan kami akan berangkat ke sana. Otoritas Premier League juga bilang kami harus tampil di liga, dan sudah pasti kami akan main. Untuk Piala Liga, yang kami mainkan malam ini, jika mereka (EFL) tak menemukan waktu yang pas bagi kami, dan bukan di jam tiga subuh, maka kami tak akan bermain."

"Mereka harus membuat keputusan tersebut. Jika EFL memiliki susunan pertandingan di mana ada tim yang tak bisa ikut serta, maka mereka harus memikirkan tentang hal itu. Semoga itu bisa dilakukan saat ini. Kami tak mau jadi korban masalah ini."

"Kami bermain malam ini, kami ingin menang dan berhasil menang. Jika mereka tak menemukan tanggal yang pas untuk kami, maka kami tak bisa bermain (di perempatfinal) dan siapapun lawan kami nanti akan lolos ke semifinal. Atau Arsenal saja yang menggantikan kami. Untuk malam ini, kami akan mengabaikan dulu masalah itu," sambung Klopp.

Debut Edan Kelleher di Anfield: Kebobolan 5 Gol, Lalu Tepis Penalti


Debut Edan Kelleher di Anfield: Kebobolan 5 Gol, Lalu Tepis Penalti


Hujan gol terjadi saat Liverpool mengalahkan Arsenal di ajang Piala Liga Inggris. Saking banyaknya gol, Caoimhin Kelleher mengaku sampai tak bisa mengedipkan mata.  Berita bola Online Terkini

Liverpool bermain imbang 5-5 melawan Arsenal dalam waktu normal babak 16 besar Piala Liga yang berlangsung di Anfield, Kamis (31/10) dinihari WIB. Laga pun harus diselesaikan melalui adu penalti.


Pada babak tos-tosan ini, Kelleher menjadi salah satu pahlawan kemenangan setelah berhasil menepis tendangan Dani Ceballos yang menjadi penendang keempat. Sementara itu, kelima eksekutor Liverpool sukses menjalankan tugasnya untuk memastikan The Reds melaju ke babak perempat final.

Usai pertandingan, Kelleher mengaku sudah mempersiapkan diri seandainya harus menjalani adu penalti. Namun ia tak menyangka bakal kebobolan lima kali dalam satu laga.

"Tentu saja kami banyak berlatih dengan pelatih kiper untuk urusan penalti dan hal lainnya, dan sebelum adu penalti dimulai saya sudah berdiskusi tentang beberapa pemain Arsenal, ke arah mana mereka akan menendang. Jadi kami telah mengerjakan pekerjaan rumah kami dan saya pun berhasil menepis satu tendangan, jadi rasanya senang," ujar Kelleher kepada Sky Sports.

"Pertandingan tadi sedikit gila ya, saya kebobolan lima gol dan tak punya waktu untuk sekedar berkedip. Beberapa gol tercipta dengan cara yang aneh, jadi malam ini memang sedikit berbeda, tapi berakhir baik pada akhirnya," sambung kiper asal Republik Irlandia itu.

Juve Kalahkan Genoa, Ronaldo: Inter Beri Motivasi Ekstra


Juve Kalahkan Genoa, Ronaldo: Inter Beri Motivasi Ekstra


Juventus kembali ke jalur kemenangan setelah menang tipis atas Genoa di Liga Italia. Menurut Cristiano Ronaldo, kemenangan Juve karena termotivasi Inter Milan. Berita bola Online Terkini

Menjamu Genoa di Allianz Stadium, Kamis (31/10/2019) dinihari WIB, Bianconeri menang 2-1. Pertandingan diwarnai dengan tiga kartu merah; dua untuk pemain Genoa sehingga Juve diuntungkan karena tampil dengan keunggulan jumlah pemain di sebagian besar pertandingan. Satu kartu merah lainnya diterima Adrien Rabiot di menit-menit akhir waktu normal.


Di pertandingan itu, Bianconeri mengawali dengan menjanjikan setelah Leonardo Bonucci membuka keunggulan di menit ke-36. Tapi hanya empat menit kemudian, Genoa mampu membalas melalui gol Christian Kouame untuk mengakhiri babak pertama sama kuat.

Usai turun minum, Juve menekan habis Genoa. Statistik Whoscored mencatat ada 20 percobaan yang diciptakan tim tuan rumah dengan tujuh percobaan mengarah ke gawang. Namun, toh gol kemenangan Juve baru tercipta di akhir masa injury time melalui penalti Ronaldo.

Juventus memulai pertandingan di posisi kedua di bawah Inter dengan selisih dua poin. Tambahan tiga poin ini, Si Nyonya Tua menggusur Nerazzurri untuk kembali ke Capolista dengan perolehan 26 poin, unggul satu angka dari rivalnya itu.

Ronaldo menegaskan Juventus memang layak menang. "Aku sangat gembira," striker Juventus itu mengatakan kepada Sky Sport Italia usai pertandingan.

"Itu tadi adalah sebuah pertandingan yang sangat sulit melawan sebuah tim yang terorganisir tapi kami adalah Juventus, semboyan kami adalah [bertarung] sampai akhir," lanjut Ronaldo.

"Kami sangat gembira dengan tiga poin. Kami menciptakan banyak peluang dan kami pantas mendapatkannya. Posisi Inter di atas kami di klasemen merupakan dorongan ekstra," imbuh pemilik Ballon d'Or lima kali itu.

Hasil Liga Italia: 10 Pemain Roma Benamkan Udinese 4-0


Hasil Liga Italia: 10 Pemain Roma Benamkan Udinese 4-0


AS Roma bermain dengan 10 orang di sebagian besar pertandingan saat bertandang ke Udinese di Liga Italia. Meski begitu, Roma sukses menang telak 4-0. Berita bola Online Terkini

Berkat kemenangan ini, Roma naik ke peringkat empat klasemen Liga Italia usai mengoleksi 19 poin dari 10 pertandingan. Roma tertinggal tujuh poin dari Juventus di Capolista dan dua poin dari Atalanta di urutan ketiga.


Bertanding di Dacia Arena, Kamis (31/10/2019) dinihari WIB, Nicolo Zaniolo membuka pesta gol Giallorossi di menit ke-13. Roma kemudian kehilangan Federico Fazio yang diusir dari permainan pada 18 menit kemudian.


Di babak kedua, tiga gol dilesakkan Roma melalui Chris Smalling, Justin Kluivert, dan Aleksandr Kolarov.

Roma berhasil membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan 13 menit. Nicolo Zaniolo membawa Roma unggul 1-0 atas Udinese.

Gol Roma bermula dari kesalahan lini belakang Udinese. Samir jatuh saat mencoba mencegat operan Aleksandr Kolarov, Zaniolo terbebas sehingga dalam situasi one-on-one dengan Musso sebelum menceploskan bola ke gawang Udinese.

Selanjutnya, Roma mesti kehilangan Federico Fazio yang dikartu merah usai dianggap menggagalkan Stefano Okaka dalam mencetak gol. Keputusan ini berbau kontroversi karena terjadi di luar kotak penalti.

Meski bermain dengan 10 orang, Roma tidak terpengaruh. Di menit ke-51, Roma berhasil memperbesar skor menjadi 2-0 setelah Chris Smalling merobek gawang Udinese yang di awali dari sepak pojok.

Hanya tiga menit kemudian, Roma kembali menambah keunggulannya 3-0. Roma memaksimalkan serangan balik cepat yang diakhiri Justin Kluivert dengan sepakan di area tiang dekat.

Roma hampir mencetak gol keempatnya tapi penyelesaian Edin Dzeko dari jarak dekat melebar. Setelahnya Musso melakukan penyelamatan gemilang di dekat tiang gawang.

Akan tetapi, gol keempat Roma akhirnya tercipta juga. Di menit ke-65 Kolarov sukses mengonversi penalti setelah Rodrigo Becao melakukan pelanggaran di kotak penalti.

Susunan Pemain

UDINESE: Musso; Becao, Troost-Ekong, Samir; Ter Avest (Nestorovski 55'), Mandragora (Barak 46'), Jajalo, De Paul, Sema; Okaka, Lasagna (Pussetto 79')

AS ROMA: Pau Lopez; Santon, Smalling, Fazio, Kolarov; Mancini, Veretout; Zaniolo (Florenzi 78'), Pastore (Cetin 70'), Kluivert (Perotti 73'); Dzeko

Hasil Liga Italia: Ancelotti Dikartu Merah, Napoli Vs Atalanta Berakhir 2-2


Hasil Liga Italia: Ancelotti Dikartu Merah, Napoli Vs Atalanta Berakhir 2-2


Laga sengit Napoli vs Atalanta di pekan ke-10 Liga Italia berakhir tanpa pemenang. Laga berakhir 2-2, di mana pelatih tuan rumah Carlo Ancelotti dikartu merah. Berita bola Online Terkini

Bertanding di Stadion San Paolo, Kamis (31/10) dini hari WIB, Napoli dan Atalanta saling balas-balasan gol sejak babak pertama. Dua gol tuan rumah dicetak Nikola Maksimovic di menit ke-16 dan Arkadiusz Milik (71'), sementara Atalanta membalas lewat Remo Freuler di menit ke-41 dan Josip Ilicic (86').


Gol kedua Atalanta sempat menghadirkan drama Ancelotti dikartu merah wasit Piero Giacomelli. Skor imbang 2-2 pun tetap bertahan hingga laga bubar.


Hasil imbang ini membuat Napoli masih berada di peringkat empat klasemen Liga Italia dengan 18 poin. Sementara Atalanta berada di peringkat 3 dengan 21 poin.


Jalannya pertandingan


Sejak kick-off, Napoli langsung menekan Atalanta. Dalam tiga menit pertama, tuan rumah menciptakan dua peluang bagus, yakni lewat sundulan Kalidou Koulibaly dan sepakan Arkadiusz Milik. Namun, upaya keduanya bisa dimentahkan kiper Atalanta, Pierluigi Gollini.

Atalanta pun tak tinggal diam. Pada menit ke-6, giliran kiper Napoli, Alex Meret, yang harus mementahkan tendangan bebas Josip Ilicic.

Napoli akhirnya unggul 1-0 pada menit ke-16. Umpan Lorenzo Insigne pada Jose Callejon diselesaikan dengan crossing yang disambut sundulan Nikola Maksimovic dan sukses menaklukkan Gollini.

Enam menit kemudian, Napoli nyaris menambah keunggulan, tapi sepakan Fabian Ruiz bisa ditepis Gollini. Milik yang mendapat bola liar langsung menyundul bola, tapi malah membentur tiang.

Unggul satu gol, Napoli lebih banyak menunggu dan mengandalkan serangan balik, sementara Atalanta menguasai jalannya pertandingan. Sempat kesulitan menembus pertahanan Napoli, Papu Gomez dkk akhirnya menyamakan kedudukan di menit ke-41.

Berawal dari umpan Rafael Toloi di sisi kanan, Remo Freuler melepaskan tendangan mendatar yang berhasil mengelabui Alex Meret. Skor imbang 1-1 bertahan hingga jeda.

Di babak kedua, Napoli memasukkan Dries Mertens untuk menggantikan Hirving Lozano. Lini serang Napoli menjadi kembali menggigit. Satu jam laga berjalan, kerja sama Mertens dan Insigne nyaris menghadirkan gol kedua bagi Napoli, namun tendangan Insigne masih melenceng tipis dari sasaran.

Gol kedua yang ditunggu-tunggu Napoli lahir di menit ke-71. Umpan terobosan Fabian Ruiz dari tengah lapangan berhasil mengelabui tiga pemain Atalanta dan jatuh di kaki Milik. Dalam situasi satu lawan satu, Milik sukses menaklukkan Gollini.

Atalanta berusaha gencar menyerang. Hasilnya, mereka berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-86. Ilicic yang menerima umpan dari Toloi berhasil lolos dari perangkap offside sebelum melepaskan tendangan yang menaklukkan Alex Meret.

Gol tersebut diprotes oleh para pemain Napoli, sebab dalam prosesnya, Fernando Llorente terlebih dahulu dijatuhkan di kotak penalti Atalanta, namun wasit tak bergeming. Buntut dari protes tersebut, pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, mendapat kartu merah dari wasit.

Di sisa waktu, kedua tim sama-sama tampil menyerang untuk mencari gol kemenangan, namun skor 2-2 tak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.


Susunan pemain

Napoli: Alex Meret; Giovanni Di Lorenzo, Nikola Maksimovic, Kalidou Koulibaly, Sebastiano Luperto; Jose Callejon, Allan (Piotr Zielinski 11'), Fabian Ruiz, Lorenzo Insigne; Arkadiusz Milik (Fernando Llorente 82'), Hirving Lozano (Dries Mertens 59').

Atalanta: Pierluigi Gollini; Rafael Toloi, Berat Djimsiti (Simon Kjaer 65'), Jose Luis Palomino; Hans Hateboer, Marten De Roon, Remo Freuler, Robin Gosens; Mario Pasalic (Timothy Castagne 69'), Papu Gomez (Luis Muriel 74'); Josip Ilicic.

Rekor Cristiano Ronaldo Jr di Juventus U-9: 58 Gol dari 28 Laga


Rekor Cristiano Ronaldo Jr di Juventus U-9: 58 Gol dari 28 Laga


Cristiano Ronaldo mewariskan ketajamannya kepada Cristiano Ronaldo Jr. Putra sulungnya itu punya catatan gol yang luar biasa di Juventus U-9.  Berita bola Online Terkini

Cristiano Jr bermain untuk Juventus U-9, bersamaan dengan pindahnya Ronaldo ke Liga Italia. Bermain di tim usia dini Bianconeri, bocah berusia 9 tahun itu tampil apik.


Berdasarkan catatan Football Talent Scout, Cristiano Jr sudah bermain 28 kali untuk Juventus U-9. Tak tanggung-tanggung, 58 gol dan 18 assist sudah ia torehkan.

Performa Cristiano Jr di Juventus U-9 sudah menjadi sorotan sejak tahun lalu. Bocah yang lahir di Amerika Serikat itu langsung membuat quat-trick alias empat gol dalam satu pertandingan debutnya.

Ketajaman Cristiano Jr boleh jadi karena terus diasah oleh Ronaldo. Banyak video-video yang memperlihatkan bagaimana CR7 mendidik langsung anak tertuanya itu bermain sepakbola.

Ronaldo sendiri memang salah satu penyerang tersubur di dunia saat ini. Pemilik lima gelar Ballon d'Or itu sudah mencetak 606 gol di level klub dan 95 gol di Timnas Portugal.3

Rabu, 30 Oktober 2019

Preview Chelsea Vs MU: Angin Bertiup ke Arah Si Biru


Preview Chelsea Vs MU: Angin Bertiup ke Arah Si Biru


Chelsea vs Manchester United digelar di babak keempat Piala liga Inggris. Di laga ini, angin bertiup ke arah Si Biru. Berita bola Online Hari Ini

Chelsea vs MU dilangsungkan di Stamford Bridge, Kamis (31/10/2019) dini hari WIB. Ini perjumpaan kedua antara The Blues dan The Red Devils di musim ini.

Dalam duel sebelumnya, MU menang telak 4-0. Dua gol Marcus Rashford dan masing-masing satu gol Anthony Martial serta Daniel James menjadi penentu kemenangan MU atas Chelsea.


Kini, situasi sudah berubah. Chelsea sudah menunjukkan diri bisa memperbaiki diri. Tim asuhan Frank Lampard pantas menjadi unggulan dalam duel kali ini.

Chelsea Dalam Laju Kemenangan

Chelsea sempat naik turun di awal musim 2019/2020. Kini, mereka sudah bermain lebih stabil. Sejak kalah dari Liverpool di Piala Super Eropa, Chelsea bisa merespons dengan luar biasa.

Tim London barat itu memetik kemenangan dalam tujuh pertandingan beruntun. Chelsea juga sangat produktif dengan torehan 21 gol rata-rata tiga gol setiap laga.


Lini pertahanan Chelsea masih menyimpan pekerjaan rumah. Mereka cuma tiga kali mencatatkan clean sheet, sudah kebobolan enam gol.

Saat berlaga di kandang, Chelsea selalu menang dalam tiga pertandingan terakhir. Ada 10 gol yang dicetak Chelsea, gawang mereka cuma bobol sekali.

Satu lagi yang menjadi catatan, Chelsea sudah mempunyai 15 pencetak gol berbeda di semua ajang. Tammy Abraham merupakan pemain paling subur dengan torehan 9 kali membobol gawang lawan.

MU yang Kurang Sip Saat Tandang

MU memang baru saja memutus laju buruk di kandang lawan. Kemenangan Setan Merah dai lawatan ke markas Partizan Belgrade dan Norwich City menjadi penanda MU kembali ke jaur kemenangan saat menjalani pertandingan tandang.

Sebelum itu, MU sudah sejak bulan Maret tak meraih kemenangan di kandang lawan. Ada 11 pertandingan tanpa kemenangan dari MU dengan rincian tujuh kali kalah dan empat kali imbang.

Kembalinya Anthony Martial dari cedera membuat MU mempunyai alternatif lebih banyak di lini depan. Efek positifnya langsung terasa dengan kemenangan dalam dua pertandingan terakhir.

Martial juga langsung mencetak gol dalam dua pertandingan itu. MU sempat puasa menjebol gawang lawan saat Martial absen di laga dengan West Ham United, AZ Alkmaar, dan ditumbangkan Newcastle United.

Chelsea Unggulan di Rumah Taruhan

Dengan performa impresif belakangan ini, Chelsea menjadi unggulan dalam perjumpaan dengan MU kali ini. Dalam pantauan detikSport hingga, Rabu (30/10) siang, Bet365 memberi koefisien kemenangan Chelsea 10/11, kemenangan MU 29/10, dan hasil imbang di angka 13/5.

Sementara itu, William Hill menempatkan Chelsea sebagai unggulan dengan koefisien 17/20, MU di koefisien 16/5, dan hasil imbang di angka 13/5.

Penyerang tersubur Chelsea, Abraham, menjadi unggulan bakal mencetak gol pertama. William Hill memberi koefisien 16/6.

Dalam pertemuan dengan MU di Old Trafford, Abraham tak dinaungi keberuntungan. Satu tendangan kerasnya membentur tiang gawang.


Prediksi Susunan Pemain

Chelsea: Caballero; James, Zouma, Tomori, Alonso; Jorginho, Gilmour; Pedro, Mount, Hudson-Odoi; Abraham

MU: Romero; Jones, Maguire, Rojo; Wan-Bissaka, Fred, McTominay, Williams; Chong, Mata; Greenwood

Vinicius-Rodrygo: Saling Mendukung, Bukan Bersaing


Vinicius-Rodrygo: Saling Mendukung, Bukan Bersaing


Sikut-sikutan bisa saja terjadi ketika Rodrgyo dan Vinicius Junior bermain di klub sebesar Real Madrid. Tapi, keduanya justru saling membantu. Berita bola Online Hari Ini

Vinicius lebih dulu bermain untuk Madrid sejak musim lalu. Di saat Madrid limbung ditinggal Cristiano Ronaldo, Vinicius jadi salah satu sumber gol musim lalu


Vinicius mencetak tujuh gol dan 13 assist dari 36 penampilan di seluruh kompetisi. Bukan statistik buruk bagi pendatang baru di Eropa sepertinya, ditambah fakta sempat absen karena cedera.


Musim ini, Vinicius pun masih diandalkan oleh Madrid di lini serang meski belum rutin dimainkan sebagai starter. Sebab, Madrid punya pemain muda lainnya dari Brasil bernama Rodrygo.

Berumur 18 tahun, lebih muda setahun dari Vinicius, Rodrygo punya posisi yang mirip sebagai penyerang sayap. Bedanya, Rodrygo masih berstatus sebagai pemain Castilla dan hanya beberapa kali dinaikkan ke tim utama.

Tapi ketika dipercaya jadi masuk skuat senior, Rodrygo tak mengecewakan. Total dia sudah bermain dua kali dan bahkan sudah membuat satu gol ke gawang Osasuna.

Tentu saja ini bisa jadi ancaman terselubung untuk Vinicius jika tak bisa bermain konsisten. Rodrygo sewaktu-waktu dapat menggeser posisi Vinicius.

Namun, hal itu dibantah Rodrygo yang menegaskan sejauh ini hubungan keduanya baik-baik saja. Rodrygo dan Vinicius malah saling membantu untuk bisa beradaptasi serta memberikan performa terbaiknya bagi tim.

"Saya dan Vinicius saling mendukung, kami akan tetap jadi teman akrab sekaligus rekan setim," tutur Rodrygo kepada Esporte.

"Dia sangat membantu saya karena sudah berada di Madrid selama setahun," sambungnya.

"Memang selalu ada perbandingan antara pemain dari Brasil, tapi kami tidak pernah; kami akan selalu mendukung satu sama lain," demikian dia.

Zidane: Cepat atau Lambat, Raul Akan Melatih Madrid


Zidane: Cepat atau Lambat, Raul Akan Melatih Madrid


Zinedine Zidane sudah punya calon suksesor jika dia sewaktu-waktu tak lagi melatih Real Madrid. Adalah Raul Gonzalez yang dianggap pas mengisi posisi itu. Berita bola Online Hari Ini

Zidane kini tengah memasuki periode keduanya melatih Madrid. Setelah periode pertama yang sukses bersama Madrid dan Cristiano Ronaldo, Zidane kini menemui kesulitan.

Setelah diangkat lagi di sepertiga akhir musim lalu, Zidane belum bisa membawa Madrid tampil konsisten musim ini. Dari 10 laga terakhir di seluruh kompetisi, Madrid cuma menang empat kali.


Wajar jika masa depan Zidane disorot betul dan bisa saja dia dipecat Florentino Perez kalau kondisi klub tak membaik. Nama Jose Mourinho sudah muncul sebagai calon pengganti.

Tapi, menurut Zidane, sosok yang cocok untuk menggantikan posisinya adalah Raul. Legenda klub Madrid itu punya kharisma tinggi dan bakat sebagai pelatih hebat.

Sama seperti Zidane dulu, Raul kini tengah memulai kariernya sebagai pelatih Castilla. Raul memperkuat Madrid sedari 1994 hingga 2010 dengan torehan 323 gol dari 741 penampilan.

"Saya bermain bareng dengannya dan dia adalah pemain penting untuk klub hebat ini," ujar Zidane di Sportskeeda.

"Saya yakin suatu hari dia akan melatih Real Madrid," sambungnya.

50 Gol Tendangan Bebas dan Sederet Rekor Messi Usai Bobol Gawang Valladolid


50 Gol Tendangan Bebas dan Sederet Rekor Messi Usai Bobol Gawang Valladolid


Lionel Messi membuat dua gol saat Barcelona menggilas Real Valladolid 5-1. Ada sejumlah catatan yang ditorehkan penyerang Argentina itu. Berita bola Online Hari Ini

Barcelona menggilas Valladolid lima gol di Camp Nou, Rabu (30/10/2019), dalam lanjutan pertandingan Liga Spanyol. Gol Blaugrana dilesakkan Clement Lenglet, Arturo Vidal, Messi dua gol, dan Luis Suarez.


Untuk Messi, ia memang tampil apik kontra Valladolid. Selain membuat dua gol, dua assist juga dipersembahkannya.

La Pulga mencetak golnya pada menit ke-34 dan 75. Salah satunya dilesakkan lewat tendangan bebas kaki kiri.

Tercatat ESPN, itu menjadi gol ke-50 yang dilesakkan Messi lewat tendangan bebas. Penyerang 32 tahun itu masih masih kalah sedikit dari Cristiano Ronaldo, yang sudah membuat 53 gol tendangan bebas.

Selain itu, dua gol ke gawang Valladolid membuat Messi kini melewati catatan Ronaldo. La Pulga tercatat sudah membuat 608 gol di level klub, unggul dari Ronaldo yang baru membuat 606 gol.

608 gol itu dilesakkan Messi dari 695 penampilan. Jumlah itu jauh lebih sedikit ketimbang laga yang dijalani Ronaldo yakni 813 kali.

Penampilan kontra Valladolid juga membuat Messi selalu berperan untuk Barcelona di enam laga terakhir. Messi kini sudah membuat 5 gol dan 5 assist.

Suarez Sudah Bobol Semua Tim yang Dihadapinya di Liga Spanyol


Suarez Sudah Bobol Semua Tim yang Dihadapinya di Liga Spanyol


Luis Suarez ikut menyumbang gol saat Barcelona menang atas Real Valladolid. Ada satu torehan spesial yang dibuat Suarez lewat gol tersebut. Berita bola Online Hari Ini

Barcelona menang 5-1 saat menjamu Valladolid di Camp Nou dalam pertandingan pekan ke-11 Liga Spanyol, Rabu (30/10/2019) dini hari WIB. Suarez mencetak gol terakhir Barcelona di laga itu.

Dengan golnya itu, Suarez kini tercatat sudah membobol gawang semua tim yang pernah ia hadapi di Liga Spanyol. Dilansir Opta, ada total 27 klub yang sudah jadi korban Suarez sejak gabung Barcelona pada 2014.


Di antara 27 klub itu, gawang Eibar dan Real Betis merupakan 'favorit' Suarez. Striker asal Uruguay itu sudah mencetak 10 gol ke gawang masing-masing klub.

Real Madrid ada di urutan kedua di daftar klub yang paling sering dibobol Suarez. Gawang Los Blancos tercatat sudah sembilan kali dijebol Suarez.

Secara keseluruhan, Suarez sudah mencetak 135 gol dalam 171 kali penampilan di Liga Spanyol.


Inter Selalu Cetak Gol di 13 Laga Pertama, Conte pun Catat Rekor


Inter Selalu Cetak Gol di 13 Laga Pertama, Conte pun Catat Rekor


Inter Milan memang tak sempurna di 13 laga pertama musim ini, tapi selalu berhasil bikin gol. Catatan itu mengantarkan Antonio Conte ke sebuah rekor klub. Berita bola Online Hari Ini

Inter memetik kemenangan saat bertandang ke Brescia, Rabu (30/10/2019) dini hari WIB di laga pekan ke-10 Liga Italia. Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku membawa Nerazzurri unggul dua gol lebih dulu, sampai kemudian gol bunuh diri Milan Skriniar mengubah skor.


Itu adalah kemenangan kesembilan Inter dari 13 laga yang sudah dilalui di seluruh kompetisi. Empat laga lainnya berakhir dengan dua kali imbang dan dua kali kalah.

Menariknya, Inter tak pernah gagal bikin gol dalam periode ini. Opta mencatat bahwa Conte adalah pelatih pertama Inter yang menyaksikan timnya mencetak gol di seluruh 13 pertandingan perdana di seluruh kompetisi.

Konsistensi dalam mencetak gol ini tak terlepas dari kinerja dan kerja sama apik dari dua penyerang, Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez. Keduanya sama-sama produktif: Lukaku bikin tujuh gol dari 12 laga dan Martinez membuat tujuh gol gol dari 13 penampilan.

"Dua penyerang di tim mesti bergerak secara sinkron satu sama lain dan saling membantu, jadi kalau satu menembak, yang lainnya harus melakukan tusukan untuk membuka ruang," ungkap Conte kepada Sky Sport Italia seperti dikutip Football Italia.

"Lautaro dan Lukaku melakukannya dengan sangat baik, mereka bekerja untuk tim dan bergaul dengan baik satu sama lain," imbuh eks pelatih tim nasional Italia ini.

Barcelona Vs Valladolid: Menang 5-1, Barca Puncaki Klasemen Liga Spanyol


Barcelona Vs Valladolid: Menang 5-1, Barca Puncaki Klasemen Liga Spanyol


Barcelona kembali memuncaki klasemen Liga Spanyol. Blaugrana menggusur Granada dari posisi teratas klasemen usai menang telak 5-1 atas Real Valladolid. Berita bola Online Hari Ini

Barcelona menjamu Valladolid dalam pertandingan pekan ke-11 Liga Spanyol. Berlaga di Camp Nou, Rabu (30/10/2019) dini hari WIB, Barcelona sudah unggul 3-1 saat turun minum.


Setelah unggul cepat lewat gol Clement Lenglet, Barcelona sempat kebobolan oleh gol Kiko Olivas. Namun gol-gol dari Arturo Vidal dan Lionel Messi mengembalikan keunggulan Barcelona.


Pada paruh kedua, Messi kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol Luis Suarez pada menit ke-77 kemudian jadi gol terakhir yang dibuat Barcelona di laga ini.

Dapat tambahan tiga angka, Barcelona naik ke puncak klasemen Liga Spanyol dengan 22 poin dari 10 pertandingan. Mereka menggusur Granada yang punya 20 poin dan baru akan bertanding melawan Getafe pada Jumat (1/11/2019) dini hari WIB. Sementara itu, Valladolid tertahan di posisi kesembilan dengan 14 poin.

Jalannya Pertandingan

Barcelona sudah unggul saat pertandingan memasuki menit kedua. Clement Lenglet membawa Barcelona memimpin lewat tendangan dari dalam kotak penalti.

Gol ini berawal dari umpan Lionel Messi yang gagal dihalau dengan sempurna oleh barisan pertahanan Valladolid. Bola yang coba dibuang justru mengarah ke Lenglet yang kemudian melepaskan tembakan. Bola sempat membentur mistar sebelum masuk ke gawang.

Valladolid menyamakan kedudukan pada menit ke-15. Gol balasan tim tamu dibuat oleh Kiko Olivas setelah memanfaatkan situasi bola mati.

Valladolid mendapat tendangan bebas di sisi kiri. Tendangan Michel ditepis oleh Marc-Andre ter Stegen, tapi bola muntah mengenai Olivas dan masuk ke gawang.

Peluang untuk Barcelona pada menit ke-26 tak membuahkan hasil. Umpan Frenkie De Jong ke arah tiang jauh tak bisa dijangkau oleh Arturo Vidal.

Vidal akhirnya mengembalikan keunggulan Barcelona tiga menit kemudian. Messi mengangkat bola melewati pertahanan Valladolid dan dituntaskan dengan sempurna oleh Vidal.

Barcelona memperbesar keunggulan pada menit ke-34. Mereka mendapat tendangan bebas di depan kotak penalti Valladolid. Messi yang jadi eksekutor mengarahkan bola ke pojok kanan atas gawang tanpa bisa dijangkau oleh Jordi Masip.

Ansu Fati nyaris menambah gol Barcelona pada awal babak kedua. Namun sepakan Fati setelah menerima bola dari Messi berbelok dan diblok oleh Masip.

Barcelona menambah gol pada menit ke-75. Messi sekali lagi mencatatkan namanya di papan skor. Gol ini berawal dari umpan Ivan Rakitic. Messi mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan yang mengarah ke pojok kanan bawah gawang.

Hanya selisih dua menit, Barcelona mencetak gol kelimanya di laga ini. Kali ini giliran Luis Suarez yang menjebol gawang Valladolid.

Gol berawal dari serangan yang dibangun Suarez dan Messi. Messi kemudian melepaskan umpan terobosan yang dituntaskan oleh Suarez dengan sepakan kaki kanan.

Messi nyaris mencetak hat-trick di injury time. Namun, meski relatif tak terkawal di kotak penalti Valladolid, Messi tak mampu mengarahkan tendangannya ke gawang.

Kalahkan Brescia 2-1, Inter Sementara Geser Juventus dari Puncak Klasemen


Kalahkan Brescia 2-1, Inter Sementara Geser Juventus dari Puncak Klasemen


Inter Milan mengalahkan Brescia 2-1 di matchday ke-10 Serie A. Kemenangan membuat Nerazzurri sementara menggeser Juventus dari puncak klasemen Liga Italia. Berita bola Online Hari Ini

Dalam laga di Stadion Mario Rigamonti, Rabu (30/10) dini hari WIB, Inter mengunci kemenangan lewat gol Lautaro Martinez di menit ke-23 dan Romelu Lukaku (63'). Brescia sendiri cuma membalas satu gol lewat bunuh diri Milan Skriniar di menit ke-76.


Kemenangan membuat skuat asuhan Antonio Conte naik ke posisi pertama klasemen Liga Italia dengan 25 poin dari 10 laga, sementara menggeser Juventus (23) ke posisi dua. Bianconeri sendiri baru akan bertanding menghadapi Genoa, Kamis (31/10) dini hari WIB.


Adapun Brescia masih tertahan di zona merah. Mario Balotelli masih berada di peringkat 18 lantaran baru mengoleksi 7 poin.

Jalannya pertandingan

Inter langsung menguasai jalannya laga dengan mendominasi penguasaan bola. Mereka mencoba mengepung pertahanan Brescia. Selama 20 menit pertama, Inter mendapat dua peluang lewat sundulan Romelu Lukaku di menit ke-4 dan Diego Godin di menit ke-20, namun semuanya masih belum tepat sasaran.

Inter akhirnya membuka keunggulan di menit ke-23. Berawal dari Stefan De Vrij, Lautaro Martinez yang mendapat bola kemudian melepaskan tendangan jarak jauh yang membentur bek Brescia, kaki Andrea Cistana, dan akhirnya berbelok masuk ke sisi kanan gawang Brescia, mengecoh kiper Enrico Alfonso. 1-0 untuk tim tamu.

Tertinggal satu gol, Brescia akhirnya keluar dari sarangnya. Mereka coba membalas pada menit ke-24 lewat tembakan Sandro Tonali, namun kiper Inter, Samir Handanovic, masih mampu menghalaunya.

Empat menit berselang, giliran Massimiliano Mangraviti yang memiliki peluang, namun sepakan bebasnya masih melenceng dari gawang.

Inter juga berusaha mencari gol tambahan. Pada menit ke-31, sepakan Roberto Gagliardini masih menyamping di sisi kanan gawang Brescia.

Tiga menit kemudian, sundulan De Vrij juga gagal membuahkan hasil. Tendangan Antonio Candreva di menit ke-38 pun masih jauh melebar.

Di sisa babak pertama, pertandingan kian berjalan keras. Wasit sampai mengeluarkan tiga kartu kuning atas insiden yang terjadi di lapangan. Inter mendapat 1 kartu kuning, sedangkan Brescia diganjar 2 kali. Namun tak ada lagi peluang yang tercipta sampai turun minum.

Memasuki babak kedua, Brescia langsung menekan untuk mencari gol penyama kedudukan. Setidaknya dua kali Handanovic harus jatuh bangun menyelamatkan gawangnya.

Pada menit ke-47, ia menepis sepakan Mario Balotelli. Dua menit berikutnya, giliran tendangan Alfredo Donnarumma yang mampu dimentahkan olehnya.

Namun justru Inter yang akhirnya kembali menambah gol pada menit ke-63. Berawal dari umpan Gagliardini, Lukaku kemudian melakukan cut inside sebelum akhirnya melepaskan tendangan keras yang membuat jala gawang Brescia kembali bergetar. Inter unggul 2-0.

Tertinggal dua gol tak membuat Brescia patah arang. Mereka terus menyerang gawang Inter. Setelah beberapa kali gagal, akhirnya upaya mereka berhasil di menit ke-76.

Berawal dari umpan Donnarumma, Bisoli kemudian masuk ke kotak penalti dan melepaskan tendangan ke gawang Inter. Milan Skriniar coba menahan bola, namun malah masuk ke gawang sendiri.

Di 15 menit terakhir pertandingan, kedua tim coba mencari gol tambahan. Peluang bagus didapatkan pemain pengganti Alessandro Matri di masa injury time, namun sundulannya mampu ditangkap oleh Handanovic. Skor 2-1 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.


Susunan pemain

Brescia : Enrico Alfonso; Stefano Sabelli, Andrea Cistana, Daniele Gastaldello (Bruno Martella 68'), Ales Mateju; Dimitri Bisoli, Sandro Tonali, Romulo (Alessandro Matri 86'); Massimiliano Mangraviti (Emanuele Ndoj 75'); Alfredo Donnarumma, Mario Balotelli.

Inter Milan : Samir Handanovic; Diego Godin, Stefan De Vrij, Milan Skriniar; Antonio Candreva, Roberto Gagliardini, Marcelo Brozovic, Nicolo Barella, Kwadwo Asamoah (Cristiano Biraghi 81'); Lautaro Martinez, Romelu Lukaku (Sebastiano Esposito 86').