Rabu, 06 November 2019

Drama di Stamford Bridge, Chelsea Vs Ajax Tuntas 4-4


Drama di Stamford Bridge, Chelsea Vs Ajax Tuntas 4-4


Drama delapan gol terjadi saat Chelsea berhadapan dengan Ajax Amsterdam. The Blues bangkit dari ketertinggalan tiga gol untuk memaksa laga berakhir 4-4. Berita Bola Online Hari Ini

Berlaga di Stamford Bridge pada matchday keempat Liga Champions, Rabu (6/11/2019), dini hari WIB, Chelsea tertinggal 1-4 terlebih dahulu.

Ajax unggul tiga gol berkat bunuh diri Tammy Abraham dan Kepa Arrizabalaga serta torehan dari Quincy Promes dan Donny van De Beek. Chelsea hanya mampu memperkecil kedudukan lewat penalti Jorginho.


Momentum datang untuk Chelsea usai Ajax harus bermain dengan sembilan pemain akibat Joel Veltman dan Daley Blind mendapat kartu kuning kedua. Unggul jumlah pemain mereka berhasil mencetak tiga gol balasan lewat Cesar Azpilicueta, penalti Jorginho dan Reece James.

Hasil imbang ini membuat persaingan di Grup H semakin panas. Tiga tim yaitu Chelsea, Ajax dan Valencia kini memiliki poin yang sama yaitu tujuh.

Jalannya Pertandingan

Ajax mengejutkan tuan rumah dengan mencetak gol ketika laga baru berjalan dua menit.Gol ini bermula dari tendangan bebas Promes di sisi kiri pertahanan Chelsea.

Bola kirimannya yang berupaya dihalau oleh Tammy Abraham justru meluncur deras ke gawang Chelsea. Skor 1-0 untuk Ajax.

Chelsea langsung merespon dengan cepat dua menit kemudian. Tusukan Christian Pulisic di kotak penalti Ajax diganjal oleh Veltman.

Wasit kemudian memberikan hadiah penalti untuk Chelsea. Jorginho yang maju sebagai eksekutor mampu mengecoh Andre Onana untuk menyamakan kedudukan 1-1.

Pada menit ke-20, Ajax kembali memimpin. Umpan silang Hakim Ziyech dari sisi kanan mampu disundul oleh Promes menjadi gol.

Chelsea yang tertinggal berusaha untuk tampil lebih menyerang. Ajax berusaha meredam gelombang serangan tuan rumah dengan permainan keras. Veltman dan Blind harus mendapatkan kartu kuning akibat mengadang pemain Chelsea.

Pada menit ke-35, tendangan bebas De Godenzonen kembali menghadirkan petaka bagi Chelsea. Sepakan melengkung Ziyech dari sisi kanan meyulitkan Kepa untuk menjangkau bola.

Bola membentur mistar dan mengenai muka Kepa sehingga berbuah gol bagi Ajax. Di 10 menit terakhir babak pertama tak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 3-1 untuk Ajax bertahan hingga turun minum.

Selepas jeda, Ajax menjauh 4-1 di menit ke-55. Ziyech lagi-lagi menjadi kreator gol bagi timnya.

Menusuk dari sisi kanan, ia melepas umpan ke Danny van de Beek di kotak penalti. Van de Beek melepas sepakan mendatar yang memperdayai Kepa.

Chelsea menipiskan ketertinggalan di menit ke-63. Pulisic mengirim bola ke depan gawang Ajax yang mampu disontek oleh Tammy.

Bola mengarah ke Azpilicueta yang berdiri tak terkawal di depan gawang Ajax. Ia dengan mudah menceploskan bola untuk mengubah skor menjadi 2-4.

Momentum kebangkitan Chelsea hadir di menit ke-68 setelah Blind menerima kartu kuning kedua. Satu menit berselang, Veltman menyusul keluar lapangan lebih cepat akibat handball di kotak penalti.

Hadiah titik putih kembali mampu dikonversi menjadi gol oleh Jorginho. Chelsea merapatkan jarak 3-4.

Bermain dengan sembilan pemain membuat Ajax kesulitan membendung serangan Chelsea. Gol penyama kedudukan untuk London Biru hadir di menit ke-74.

Reece James mencetak gol usai memanfaatkan bola muntah sundulan Kurt Zouma yang membentur mistar. Chelsea bahkan bisa berbalik memimpin di menit ke-76 usai Azpilicueta mencetak gol.

Namun gol ini dianulir wasit usai meninjau VAR akibat Tammy lebih dulu handball. Skor 4-4 mengakhiri drama delapan gol di Stamford Bridge.

Susunan Pemain

Chelsea: Kepa Arrizabalaga; Cesar Azpilicueta, Kurt Zouma, Fikayo Tomori, Marcos Alonso (Reece James 46'); Jorginho, Mateo Kovacic (Michy Batshuayi 87'); Willian, Mason Mount (Callum Hudson-Odoi 60'), Christian Pulisic; Tammy Abraham.

Ajax: Andre Onana; Noussair Mazraoui, Joel Veltman, Daley Blind, Nicolas Tagliafico; Donny van de Beek, Lisandro Martinez; David Neres (Perr Schuurs 72'), Hakim Ziyech (Edson Alvarez 73'), Quincy Promes; Dusan Tadic.

0 komentar:

Posting Komentar