Senin, 16 Maret 2020

Demi Kelangsungan Liga, UEFA Diminta Tunda Piala Eropa 2020


UEFA diminta menunda penyelenggaran Piala Eropa 2020, yang berlangsung pada musim panas mendatang. Alasannya adalah agar liga-liga bisa selesai. Berita Bola Online Hari Ini

Sepakbola Eropa saat ini sedang kacau balau akibat mewabahnya virus corona. Semua liga-liga top Eropa, dari mulai Liga Italia, Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Jerman, dan Liga Prancis, terpaksa ditunda.


Semua liga top di atas menunda pertandingannya sampai April, itu pun belum jelas mengingat pandemi virus corona belum bisa dipastikan kapan berakhir. Belum lagi ada kompetisi Liga Champions dan Liga Europa, yang masih setengah jalan.

Kini, muncul wacana agar kompetisi tetap dilanjutkan setidaknya hingga 30 Juni 2020. Namun, konsekuensinya adalah UEFA, selaku badan sepakbola Eropa, mau menunda gelaran Piala Eropa 2020, yang akan dimulai 12 Juni-12 Juli mendatang.

Adalah Federasi Sepakbola Italia (FIGC), yang meminta UEFA menunda hajatanya agar kompetisi bisa berjalan. Presiden FIGC, Gabriele Gravina, mengaku akan mengusulkannya.

"Harapannya bisa selesai pada 30 Juni. Dan kami juga harus memasukkan Liga Champions dan Liga Eropa. Batas waktunya adalah 30 Juni, maka kami akhirnya akan melihat apakah kami perlu melebihi batas waktunya," kata Gravina kepada Mediaset TV, yang dilansir ESPN.

"Kami akan mengusulkan ke UEFA agar mereka menunda Euro," jelasnya.

Piala Eropa 2020 akan digelar di 12 negara langsung. Italia sendiri menjadi salah satu tuan rumah, namun kini menjadi negara Eropa yang paling terdampak virus corona.

Sementara UEFA kabarnya akan menggelar pertemuan darurat pada Selasa (17/3). Pembahasannya adalah gelaran Piala Eropa 2020, yang bisa saja memang bakal ditunda.


Mancini: Piala Eropa Tak Lebih Penting dari Keselamatan Publik


Piala Eropa 2020 diperkirakan bakal mengalami penundaan di tengah merebaknya virus corona. Timnas Italia menegaskan keselamatan semua orang mesti diutamakan. Berita Bola Online Hari Ini

Piala Eropa 2020 sedianya digelar Juni-Juli mendatang. Namun turnamen ini diperkirakan bakal ditunda karena liga-liga Eropa dan kompetisi internasional seperti Liga Champions dan Liga Europa saat ini ditangguhkan.


Penundaan Piala Eropa akan memberikan waktu untuk kompetisi tersebut menyelesaikan agenda yang terhenti. Keputusan akan diambil UEFA dalam pertemuan pada Selasa (17/3/2020) besok.

Timnas Italia berharap UEFA benar-benar memikirkan keselamatan semua orang. Italia, yang merupakan salah satu tuan rumah Piala Eropa kali ini, adalah negara terparah kedua terkait virus corona.

Hampir 25 ribu orang terinfeksi virus yang juga dikenal dengan nama Covid-19 itu, sementara lebih dari 1.800 orang meninggal. Spanyol telah melaporkan setidaknya 7.800 kasus Jerman dan Prancis menyusul dengan lebih dari 5 ribu kasus.

Pelatih timnas Italia Roberto Mancini meminta UEFA betul-betul mengutamakan keselamatan publik. Apalagi diperkirakan sejumlah negara Eropa akan mengalami lonjakan jumlah kasus seperti di Italia.

"Kami harus menunggu hingga Selasa untuk mengetahui apakah UEFA akan memutuskan menunda Piala Eropa 2020. Masalah yang kami hadapi di Italia dalam 15 hari terakhir sekarang akan terlihat di negara-negara lainnya," ungkapnya kepada Rai Sport, dikutip Football Italia.

"Saya tak tahu bagaimana ini akan berakhir. Tapi ada banyak hal yang lebih penting ketimbang Piala Eropa 2020, tanpa diragukan lagi."

"Kalau mereka menunda turnamen, kami bahkan bisa juara dalam waktu setahun itu. Hal terpentingnya adalah kesehatan semua orang dan bahwa kami semua bisa kembali ke stadion dan bersenang-senang di sana."

"Melihat orang-orang meninggal dalam beberapa hari terakhir ini sangat melukai kami," tambah mantan allenatore Inter Milan dan Manchester City ini.

Italia tampil garang di bawah Mancini. Sepanjang Kualifikasi Piala Eropa 2020, Gli Azzurri menyapu bersih 10 pertandingan untuk meraih angka sempurna: 30 poin.

Top Scorer Shopee Liga 1: Wander Luiz Masih Tertajam


Penyerang Persib Bandung, Wander Luiz, masih menjadi pemain paling tajam. Pemain Brasil itu selalu mencetak gol dalam tiga laga awal bersama Maung Bandung. Berita Bola Online Hari Ini

Persib Bandung memetik kemenangan 2-1 atas PSS Sleman dalam lanjutan Shopee Liga 1 2020. Di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (15/3/2020), Geoffrey Castillion dan Wander Luiz yang menjadi pencetak gol dari Maung Bandung.


Dengan tambahan satu gol ke gawang Super Elang Jawa, Wander Luiz selalu mencetak gol dalam tiga laga perdana di Shopee Liga 1 2020. Pemain 28 tahun itu ada di daftar teratas pencetak gol terbanyak dengan empat kali membobol gawang lawan.

Saingan terdekat Wander Luiz di daftar top scorer Shopee Liga 1 ada Alberto Goncalves. Pemain Madura United itu sudah mencetak sebayak 3 gol untuk Sape Kerrap.

Di bawah kedua pemain itu, ada 9 pemain yang sudah mencatatkan dua gol. Daftar top scorer Shopee Liga 1 2020 bisa dilihat di bawah ini.




Persiraja: 3 Main, 1 Menang, 0 Kebobolan


Berstatus sebagai tim promosi, Persiraja Banda Aceh memberi kejutan di awal musim Shopee Liga 1 2020. Mereka belum tersentuh kekalahan dengan tanpa kebobolan. Berita Bola Online Hari Ini

Persiraja berhasil meraih kemenangan 1-0 saat bertamu ke Stadion Brawijaya markas Persik Kediri di pekan ke-3 Shopee Liga 1 2020, Sabtu (14/3/2020). Defri Rizki menjadi penentu kemenangan tim tamu berkat golnya.


Kemenangan di kandang Macan Putih membuat Persiraja melanjutkan kejutan mereka di awal musim ini. Sebelumnya, anak asuhan Hendri Susilo ini juga berhasil menahan dua tim penuh bintang yaitu Bhayangkara FC dan Madura United.

Persiraja bermain imbang 0-0 dengan The Guardian di Stadion Harapan Bangsa pada pekan pembuka Shopee Liga 1 2020. Skor serupa terjadi di Stadion Gelora Ratu Pemelingan saat mereka berjumpa dengan Madura United pada pekan berikutnya.

Adam Mitter dkk belum terkalahkan di tiga pekan awal Shopee Liga 1 2020. Lebih luar biasanya lagi, mereka kini menjadi satu-satunya tim yang belum kebobolan di musim ini.

Persiraja bertengker di peringkat ketujuh berkat raihan lima poin dari sekali menang dan dua kali imbang.

Kukuhnya lini belakang menjadi kunci utama di balik kejutan Persiraja ini. Hal ini mampu menutupi performa lini serang Persiraja yang belum begitu meyakinkan.

Gol Defri ke gawang Persik menjadi satu-satunya gol yang baru dibuat Persiraja di Shopee Liga 1 2020. Patut kita nantikan laju Lantak Laju di pekan-pekan berikutnya. Akankah kejutan mereka akan terus berlanjut.

Ingatkan Suporter Soal Wabah Virus Corona, Juergen Klopp Dipuji WHO


Ingatkan Suporter Soal Wabah Virus Corona, Juergen Klopp Dipuji WHO


Manajer Liverpool, Juergen Klopp, memberikan pesan kepada suporter The Reds agar menjaga kesehatan di tengah wabah virus corona. Hal itu dipuji oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Klopp menulis satu halaman penuh di situs resmi Liverpool, Jumat (13/3/2020) lalu. Ia meminta pengertian agar suporter tidak memikirkan sepakbola lebih dulu. Hal itu ia lakukan tak lama usai otoritas Premier League mengumumkan penundaan kompetisi. Berita Bola Online Hari Ini

"Pesan dari klub kepada para suporter hanyalah tentang kondisi kalian. Utamakan kesehatan kalian. Jangan mengambil risiko," kata Klopp.


Hal ini dipuji oleh Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. Ia merasa pesan dari orang berpengaruh seperti Klopp dan juga klub sebesar Liverpool bisa semakin menyadarkan masyarakat untuk mencegah penyebaran virus corona, khususnya suporter Liverpool di penjuru dunia.

"Terima kasih Juergen Klopp and Liverpool untuk pesan kalian kepada dunia," tulis Tedros dalam akun twitternya.

"Utamakan kesehatan masyarakat, kurangi risiko terdampak, peduli kepada yang rentan dan berikan kasih sayang. Inilah cara WHO. Kita akan menang melawan virus corona jika kita bekerja sama," tutupnya.

Sampai Senin (16/3) pagi WIB, sudah ada 1.144 kasus virus corona di Britania Raya, dikutip oleh BBC. Sebanyak 35 orang tak tertolong. Angka ini diprediksi masih akan meningkat.

Kamis, 12 Maret 2020

4 Tim yang Lolos ke Perempatfinal Liga Champions


Babak 16 besar Liga Champions telah berjalan separuh. Empat tim sudah dipastikan lolos ke perempatfinal, tapi sang juara bertahan Liverpool kandas lebih awal.

Pertandingan leg kedua Liga Champions dimulai pada Rabu (11/3/2020). Dua pertandingan pertama yang telah dimainkan menghasilkan kelolosan Atalanta dan RB Leipzig. Berita Bola Online Hari Ini

Atalanta mengalahkan Valencia 4-3 untuk melaju dengan agregat superior 8-4. Bertamu ke Mestalla, Josip Ilicic menjadi pahlawan usai membukukan quatrick untuk melanjutkan 'dongeng' La Dea berlanjut ke delapan besar.

Di saat yang hampir bersamaan, Leipzig terlalu tangguh untuk finalis musim lalu Tottenham Hotspur dengan memetik kemenangan 3-0 di Red Bull Arena. Dengan demikian, wakil Bundesliga itu berhak melenggang dengan agregat 4-0.


Paris St. Germain dan Atletico Madrid menjadi dua tim lain yang mengamankan tempatnya di perempatfinal Liga Champions usai bertanding Kamis (12/3/2020) dinihari WIB.

PSG menumpas Borussia Dortmund 2-0 di Parc des Princes, meski bermain tanpa penonton. Gol-gol Neymar dan Juan Bernat sudah cukup meloloskan Les Parisiens dengan keunggulan agregat 3-2.

PSG mencatatkan laju terjauhnya di kompetisi ini dalam empat musim terakhir. PSG selalu terhenti di babak 16 besar dalam tiga musim sebelumnya.

Terakhir adalah Atletico yang secara mengejutkan menyingkirkan Liverpool. Bermain di Anfield, Atletico comeback dari ketinggalan dua gol untuk berbalik menang 3-2 dalam pertandingan yang berlangsung sampai babak tambahan. Dengan kemenangan tersebut, Los Rojiblancos berhak menjejak babak berikutnya usai unggul agregat 4-2.

Setengah duel babak 16 besar Liga Champions akan dimainkan pekan depan.

Tim-tim yang lolos ke perempatfinal Liga Champions

Atalanta vs Valencia agregat 8-4
Leg I: Atalanta 4-1 Valencia
Leg II: Valencia 3-4 Atalanta

Tottenham Hotspur vs RB Leipzig agregat 0-4
Leg I: Tottenham 0-1 Leipzig
Leg II: Leipzig 3-0 Tottenham

Atletico Madrid vs Liverpool agregat 4-2
Leg I: Atletico 1-0 Liverpool
Leg II: Liverpool 2-3 Atletico

Borussia Dortmund vs PSG agregat 2-3
Leg I: Dortmund 2-1 PSG
Leg II: PSG 2-0 Dortmund

PSG Vs Dortmund: Neymar Ejek Haaland dan Buat Can di Kartu Merah


Neymar membuat beberapa kontroversi saat Paris Saint-Germain jumpa Borussia Dortmund. Ia mengejek Erling Haaland dan bikin Emre Can dikartu merah.

Neymar tampil apik membawa PSG mengalahkan Dortmund 2-0 di Parc des Princes pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Kamis (12/3/2020) dini hari WIB. Ia berhasil mencetak gol pembuka timnya di laga ini. Sementara, satu gol Les Parisiens lainnya dikemas oleh Juan Benat.

Hasil ini sekaligus memastikan pasukan Thomas Tuchel melaju ke babak delapan besar. Mereka unggul agregat 3-2 dari wakil Jerman tersebut. Berita Bola Online Hari Ini

Neymar mencuri perhatian di laga ini tak sekadar karena performa gemilangnya. Ia juga mendapat sorotan karena tindakan kurang terpujinya.

Usai mencetak gol, ia terlihat meniru gaya selebrasi duduk bermeditasi ala Erling Haaland. Haaland sendiri di laga ini tampil buruk dengan gagal melakukan satu pun tembakan.


Neymar bersama para pemain PSG kemudian mengulangi selebrasi ini saat pertandingan berakhir untuk merayakan kelolosan mereka ke perempat final. Tindakan ini tentu dianggap sebagai ejekan untuk Haaland.

Kontroversi lain yang ditimbulkan Neymar di laga ini terjadi pada menit ke-88. Ia memprovokasi Emre Can hingga mantan pemain Liverpool ini mendapatkan kartu merah. Insiden tersebut bermula saat Can melanggar Neymar di sisi kanan lapangan.

Neymar yang tak terima langsung berdiri dan terlihat menanduk muka Can. Can yang tampak hilang kesabaran mendorong mantan pemain Barcelona tersebut.

Reaksi terjatuh Neymar seperti biasa agak lebay. Situasi ini sempat memancing sedikit keributan antar pemain dari kedua tim.

Selain mengkartu merah Can, wasit Anthony Taylor yang memimpin laga juga memberikan kartu kuning kepada Neymar serta Angel Di Maria dan Marquinhos terkait insiden ini.

Jan Oblak Layaknya Lionel Messi-nya Atletico Madrid


Jan Oblak menjadi salah satu kunci kemenangan Atletico Madrid atas Liverpool di Liga Champions. Dia sampai disebut layaknya Lionel Messi-nya Los Colchoneros.

Di Anfield, Kamis (12/3/2020), Atletico menang 3-2 atas Liverpool. Setelah tertinggal dua gol lebih dulu, tim asuhan Diego Simeone mampu membalik keadaan.  Berita Bola Online Hari Ini

Liverpool vs Atletico digelar sampai babak tambahan. Selama 90 menit, The Reds unggul 1-0 berkat gol Georginio Wijnaldum, laga harus lanjut ke babak tambahan karena agregrat sama kuat 1-1.


Liverpool menambah gol lagi di babak tambahan via Roberto Firmino. Atletico, yang tersengat, bisa membalas 3 kali. Marcos Llorente membukukan sepasang gol, satu lainnya tercatat atas nama Alvaro Morata.

Ada tembok kukuh yang mencegak Liverpool membukukan banyak gol. Dia kiper Atletico, Oblak. Selama 120 menit berlaga, Oblak dicatat ESPN FC mampu membukukan sebanyak sembilan penyelamatan.

Oleh karena itu, Simeone tak ragu memberikan pujian. Pelatih Argentina itu sampai menyebut-nyebut Lionel Messi. Oblak dan La Pulga memang beda posisi, tapi sama-sama dinilai sebagai pembeda.

"Tak diragukan lagi, Oblak merupakan kiper terbaik di dunia," kata Simeone di situs UEFA.

"Oblak sangat penting, seperti Savic, Felipe, Felix...Kami mempunyai kiper terbaik di dunia seperti Barcelona mempunyai Messi yang merupakan pembeda untuk mereka."

"Oblak yang terbaik dan menjadi pembeda buat kami dan untuk itu dia berada di tempat yang selayaknya dia berada," dia menambahkan.

Patutkah Adrian Disalahkan?


Adrian banyak disalahkan atas tersingkirnya Liverpool dari Liga Champions. Ia membuat blunder berakibat gol saat Si Merah kalah 2-3 dari Atletico Madrid.

Liverpool dipastikan tersingkir dari ajang Liga Champions. Hal itu terjadi usai mereka kalah 2-3 dari Atletico di Anfield pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Kamis (12/3/2020) dini hari WIB.  Berita Bola Online Hari Ini

Laga ini sendiri harus dituntaskan dengan perpanjangan waktu. Itu terjadi setelah Si Merah menutup 90 menit dengan unggul 1-0 melalui gol dari Georginio Wijnaldum yang membuat agregat sama kuat 1-1.

Di babak perpanjangan waktu, Liverpool mencetak gol kedua mereka lewat Roberto Firmino. Namun, beberapa saat kemudian Adrian membuat blunder.


Ia salah dalam melepas umpan usai menerima back-pass. Umpannya justru mengarah ke Joao Felix. Felix lalu memberi umpan ke Llorente yang melepas sepakan mendatar untuk mencetak gol balasan.

Dengan skor 2-1 Atletico berada di atas angin karena mereka unggul agresivitas gol tandang. Adrian kembali menjadi pesakitan setelah untuk kedua kalinya kebobolan dari sepakan jarak jauh Llorente. Atletico menutup kemenangan 3-2 mereka berkat gol dari Alvaro Morata.

Akibat blundernya yang berbuah gol Llorente tersebut, Adrian banyak dianggap sebagai biang keladi tersingkirnya Si Merah. Kecaman terhadap kiper asal Spanyol ini pun mengemuka di media sosial.

Namun, sebenarnya blunder Adrian bukanlah satu-satunya sebab Liverpool tersingkir. Buruknya penyelesaian akhir skuat Juergen Klopp juga turut andil dalam kekalahan mereka ini.

The Reds terbilang banyak membuang peluang. Dikutip dari Opta, Liverpool membuat 34 tembakan sepanjang laga dengan 11 mengarah ke gawang dan hanya dua yang berhasil mereka konversi menjadi gol

Menurut detikers, patutkah Adrian dikambing hitamkan atas tersingkirnya Liverpool ini? Berikan pendapatmu di kolom komentar.

Jordan Henderson: Sebenarnya Liverpool yang Pantas Lolos


Liverpool disingkirkan Atletico Madrid di Liga Champions. Jordan Henderson menilai sebenarnya The Reds yang layak lolos ke perempatfinal. Berdasar apa?
Di babak 16 besar Liga Champions, Liverpool kalah dua leg dari Los Colchoneros. Saat berlaga di Anfield, Kamis (12/3/2020) dini hari WIB, Liverpool tumbang 2-3 dalam laga sampai babak tambahan. Berita Bola Online Hari Ini

Dalam statistik yang dilansir oleh situs UEFA, Liverpool tampil dominan. Ada 64 persen ball possession yang dilakukan Si Merah, Mohammed Salah cs mencatatkan 35 kali percobaan.


Sementara itu, Atletico cuma 10 kali menembak. Ada 3 gol yang dihasilkan dari percobaan Marcos Llorente dan Alvaro Morata. Kiper Atletico, Jan Oblak, menjadi salah satu bintang kemenangan tim ibu kota Spanyol itu dengan 9 penyelamatan yang dilakukan.

Henderson menyesali gol-gol mudah ke gawang Liverpool. Ada tiga gol dari enam tembakan on target.

"Jelas kami sangat kecewa dengan hasil akhir itu. Saya kira performa kami secara keseluruhan bagus, intensitas kami bagus seperti yang kita bahas sebelum pertandingan," kata Henderson di BT Sport.

"Kami sudah berusaha sekuat tenaga dalam laga itu jadi kami sangat kecewa terutama dengan gol-gol yang membobol gawang kami. Sebagian besar, kami puas dengan penampilan kami malam ini. Tapi, gol-gol itu mengecewakan."

"Kami sudah mengalami situasi seperti ini dalam beberapa tahun terakhir dan kami tahu bagaimana pentingnya untuk tetap fokus sampai akhir laga, bahwa kehilangan konsentrasi bisa merugikan anda. Kami layak untuk terus melaju berdasar keseluruhan performa, jadi kami jelas sangat kecewa," dia menambahkan.

Rabu, 04 Maret 2020

Ada Ancaman Virus Corona, UEFA Pede Piala Eropa 2020 Digelar Sesuai Rencana


Ada Ancaman Virus Corona, UEFA Pede Piala Eropa 2020 Digelar Sesuai Rencana


Merebaknya virus corona sejak akhir tahun 2019 lalu membuat sejumlah agenda olahraga terganggu dan terancam. Salah satu yang terancam adalah Piala Eropa 2020.
Virus corona sejauh ini sudah menginfeksi lebih dari 93 ribu orang di 76 negara sesuai catatan WHO. Total angka kematian mencapai 3.198 jiwa.  Berita Bola Online Hari Ini

Sejumlah agenda olahraga mengalami pembatalan karena virus yang muncul di China ini. Di antaranya adalah GP Formula 1 China dan MotoGP Qatar, sementara Olimpiade 2020 Tokyo berpotensi ditunda.


Di sepakbola, Serie A Italia menjadi yang paling terdampak di lima liga top Eropa. Sejumlah pertandingan mengalami penundaan, termasuk Juventus vs Inter Milan.

Penyebaran virus yang cepat di Eropa pada prosesnya membuat Piala Eropa juga dispekulasikan. Terlebih dengan sebagian besar dari 12 negara tuan rumah seperti Italia, Inggris Raya, Irlandia, Belanda, Jerman, Spanyol, Denmark, Rumania, dan Rusia sudah mengonfirmasi kasus infeksi virus corona.

Italia sejauh ini jadi negara Eropa dengan kasus terbanyak, mencapai 2.502 kasus corona. Sementara Jerman dan Spanyol berturut-turut punya 196 dan 151 kasus.

Meski demikian, UEFA menegaskan belum ada pandangan untuk menunda, apalagi membatalkan Piala Eropa 2020. Saat ini UEFA dan seluruh pihak terkait terus berkomunikasi dan memantau perkembangan situasi.

"Saya sudah bicara dengan (Presiden FIFA - Gianni) Infantino dan dia bilang ke saya bahwa dia tidak pernah bilang kalau turnamen ini akan ditangguhkan. Kami optimistis," ujar Presiden UEFA Aleksander Ceferin.

"Kami bekerja keras untuk menemukan solusi terbaik dengan para pemerintah, tapi ini bukan situasi yang mudah. Kami mencari kemungkinan keamanan terbaik untuk para tim dan fans."

"Kalender kompetisi sudah terganggu di Italia dan solusi dibutuhkan. Tidak perlu khawatir. Belum ada yang diputuskan. Kami sedang menjalankan pertemuan dengan klub-klub dan perwakilan liga-liga," imbuhnya seperti dikutip AS.

Ancelotti kepada Stafnya: Belajar Bahasa Inggris, Dong


Carlo Ancelotti sudah tiga bulan menangani klub Liga Inggris, Everton. Dia meminta stafnya segera belajar bahasa Inggris.

Ancelotti ditunjuk sebagai manajer Everton pada Desember lalu untuk menggantikan Marco Silva yang dipecat. Dia membawa enam orang kepercayaannya ke Goodison Park.   Berita Bola Online Hari Ini

Di antaranya adalah putranya, Davide, yang merupakan asisten manajer. Ancelotti juga membawa Mino Fulco -- menantunya-- yang mengurusi performa pemain.

Tiga bulan menangani Everton, Ancelotti tak mau lagi ada kendala bahasa yang menghalangi komunikasi antara stafnya dan para pemain. Pria asal Italia itu pun memasukkan para stafnya ke kursus kilat bahasa Inggris.


"Saya membawa seorang asisten, anak saya, seorang video analis, saya ke sini membawa tiga pelatih fisik dan seorang kepala bidang performa yang mengurusi pemulihan pemain. Enam orang. Tidak akan tambah lagi," ujar Ancelotti seperti dilansir Guardian.

"Saya benar-benar senang karena kami bekerja sama dengan baik dengan staf yang sudah lebih dulu ada di sini."

"Kami tidak punya masalah, cuma beberapa staf saya tidak bicara bahasa Inggris dengan baik, tapi saya memaksa mereka untuk bicara bahasa Inggris, agar belajar. Segalanya baik-baik saja sampai sekarang," katanya.

Marah-marah di El Clasico, Asisten Pelatih Barcelona 'Dimusuhi' Messi dkk


Marah-marah di El Clasico, Asisten Pelatih Barcelona 'Dimusuhi' Messi dkk


Eder Sarabia, kepala asisten pelatih Quique Setien, banyak mengomel dari pinggir lapangan di El Clasico. Hal itu membuat pemain Barcelona rupanya tak senang. Berita Bola Online Hari Ini

Dalam laga El Clasico Liga Spanyol antara Real Madrid vs Barcelona di Santiago Bernabeu, Senin (2/3) dini hari WIB, Sarabia punya highlight tersendiri. Asisten pelatih Barcelona itu cukup ekspresif di bench pemain.


Sarabia banyak mengomentari penampilan Barcelona di laga itu. Dalam video yang beredar, asisten Setien itu bahkan mengumpat kesal beberapa kali.

Sikap Sarabia itu rupanya menimbulkan efek. Dilansir Marca, Lionel Messi dkk dikabarkan tidak senang dengan kehadirannya.

Sarabia sendiri bukan hanya di Barcelona terlihat ekspresif. Ketika masih di Las Palmas dan Real Betis, Sarabia juga cukup ekspresif di lapangan.

Selasa, 03 Maret 2020

Bruno Fernandes Belum Tunjukkan Performa Terbaik


Sejauh ini adaptasi Bruno Fernandes di Manchester United berjalan lancar. Namun, Fernandes bisa tampil jauh lebih baik lagi apabila sudah benar-benar padu. Berita Bola Online Hari Ini

Gelandang Portugal itu bergabung MU setelah ditebus dari Sporting CP seharga 68 juta paun di bursa Januari 2020. Sejak diperkuat Fernandes, Setan Merah tidak terkalahkan dalam enam pertandingan.


Laju tersebut tidak lepas dari kontribusi pesepakbola berusia 25 tahun itu. Fernandes sukses menceploskan tiga gol dan dua assist, termasuk dua gol dan dua assist di tiga penampilan terakhirnya di Liga Inggris.

Secara keseluruhan, Fernandes sudah membukukan 18 gol dan 16 assist dalam 34 penampilan untuk Sporting dan MU di sepanjang 2019/20. Pelatih Sporting Jorge Silas meyakini Fernandes masih akan memberikan lebih banyak kontribusi untuk MU.

"Apakah ada keraguan bahwa Bruno Fernandes akan tiba di Manchester United dan menjadi dia yang sekarang? Dia akan melakukan yang lebih," Silas mengatakan kepada Record, sebagaimana diwartakan Daily Mail.


"Bayangkan saja dalam beberapa bulan, ketika dia sudah lebih padu. Saya menyaksikan dia berlatih setiap hari. Terus terang, saya tidak pernah melihat pemain seperti Bruno, yang menghabiskan sejam untuk latihan menembak setelah latihan."

"Sampai-sampai saya harus bilang, 'Bruno, sudah cukup.' Ketika dia bergabung tim yang seperti itu, yang merupakan hal bagus, maka itu wajar. Dia mudah bergaul, bisa beradaptasi dengan mudah," kata Silas.

Jelang Hadapi Reading U-18, Garuda Select Asah Pertahanan


Jelang Hadapi Reading U-18, Garuda Select Asah Pertahanan


Garuda Select menghadapi Reading U-18. Lini belakang tim asuhan Des Walker diasah agar bisa tampil lebih kukuh. Berita Bola Online Hari Ini

Garuda Select vs Reading U-18 berlangsung, Selasa (3/3/2020). Duel itu disiarkan oleh Mola TV, bisa disaksikan lewat link ini.

Selama di Eropa, Garuda Select sudah menjalani 19 kali pertandingan. Hasilnya, ada 9 kemenangan yang diraih Garuda Select, 3 hasil imbang, dan sisanya menelan kekalahan.

Dalam laga-laga itu, Garuda Select jarang clean sheet. Garuda Select baru lima kali bersih dari kebobolan.


Hal itu disadari oleh asisten pelatih Garuda Select, Danny Holmes. Oleh karena itu, Kakang Rudianto dan Dodi Irawan dituntut bisa berkomunikasi lebih baik.

"Fokus utama ada di empat pemain belakang. Dalam beberapa pertandingan sebelumnya, mereka bermain terlalu ke dalam. Kami sedang mengusahakan bagaimana mereka untuk lebih berani keluar. Tetapi, koordinasi harus tetap dilakukan untuk menjaga pos masing-masing," ucap Holmes kepada Mola TV.

"Kakang dan Dodi harus lebih sering berkomunikasi di atas lapangan. Mereka harus lebih percaya diri dalam melakukannya. Dalam beberapa kesempatan, hal itu tidak terlihat dan semoga ke depannya ada peningkatan. Mereka harus aktif dan tidak tergantung kepada serangan lawan," lanjutnya.


Sudah 2 Kali Kalah dari Liverpool Musim Ini, Chelsea Bisa Apa?


Sudah 2 Kali Kalah dari Liverpool Musim Ini, Chelsea Bisa Apa?


Chelsea sudah dua kali dikalahkan Liverpool musim ini dan kini menatap pertemuan ketiga. Frank Lampard percaya timnya bisa tetap percaya diri dapat hasil bagus.

Chelsea akan menjamu Liverpool di Stamford Bridge, Rabu (4/3/2020) dini hari WIB pada laga babak kelima Piala FA. Meski bermain di kandang, The Blues akan memasuki lapangan dengan catatan tak oke. Berita Bola Online Hari Ini

Chelsea sudah kalah dua kali dari Liverpool musim ini. Pertama di Piala Super Eropa, di mana mereka takluk via adu penalti usai berimbang 2-2. Pertemuan kedua berlangsung di Liga Inggris, yang berakhir dengan skor 1-2.


Tapi Frank Lampard melihat banyak hal positif di dua pertemuan itu. Di Piala Super Eropa misalnya, timnya sempat unggul lebih dulu dan menjalani pertarungan seimbang dengan tim terbaik di Inggris saat ini tersebut.

Sementara di pertemuan kedua, Chelsea dinilai tampil cukup baik pada babak kedua. Dari momen-momen bagus di dua laga inilah Lampard melihat timnya bisa percaya diri menghadapi Liverpool.

"Kami harus mencoba mereplikasi kinerja dari laga-laga tersebut, khususnya dari babak kedua laga di Stamford Bridge dan di sebagian besar Piala Super (Eropa) ketika kami bertarung seimbang," ungkapnya.

"Itu mestinya memberikan kepercayaan diri, bahwa kalau kami di level terbaik, kami bisa melawan dan menandingi mereka. Saya sudah menyaksikan kedua laga tersebut dalam sepekan terakhir dan tim kami tampak berbeda dalam hal individu, karena kami memang punya masalah cedera."

"Namun upaya yang kami kerahkan semoga saja meningkatkan performa kami," imbuh mantan gelandang Chelsea ini di situs resmi klub.

Jika dirunut lebih jauh, Chelsea sudah tanpa kemenangan di empat pertemuan terakhir. Mereka tiga kali kalah dari Liverpool dan sekali imbang.